Home » Uncategorized » Roadshow Nonton Bareng World Cup 2010

Roadshow Nonton Bareng World Cup 2010

Nasib jika orang tidak punya TV adalah terlunta lunta tidak jelas kalau ada event besar. Selama ini saya menganggap TV adalah barang yang ngga penting, ngga sophisticated, dan belum perlu untuk dimiliki. Maklum saya bukan penggemar sinetron dan saya cuma ada dikamar saya pada saat malam hari, sedangkan jaman sekarang, internet jauh lebih menggiurkan. Jadi meskipun si neng cantik ituh mati matian menawarkan membelikan saya TV, saya juga hidup hidupan menolak, hehehe. Walhasil sebuah monitor dan PC jadul pentium 3 masih menjadi senjata ampuh untuk sekedar memutar film ataupun browsing di internet.

Namun pada saat ada gelaran besar semacam World Cup 2010 yang pertama kalinya diadakan di benua Afrika mau tidak mau membuat saya berpikir ulang untuk membeli satu set TV. Karena sedang tidak ada budget untuk itu dan saya menganggap belum butuh benar akhirnya saya memutuskan untuk tidak membeli TV. Konsekuensinya saya bingung setiap tim jagoan saya, jerman, main. Alternatifnya ya jadi suporter abal abal yang nomaden kemana-mana. Tercatat saya ngga pernah nonton lebih dari dua kali ditempat yang sama.

Pembukaan saya lewatkan di rumah kakak di seputaran mugas dalam sana. Itupun karena ibu saya nebeng nginep disana, jadi mau ngga mau kudu menemani. Pertandingan selanjutnya saya nonton di Gombel Palace, markas besar loenpia dot net. 2 kali di Icos tembalang, 1 kali di KFC akpol, 2 kali dirumah pas saya liburan, 1 kali di markas betmen di krapyak, 1 kali di Harmoni banyumanik, 2 kali di Santika Premiere, 1 kali di Tingwe Indraprasta, mana lagi ya? dan saya mengakhiri petualangan gembel nonton piala dunia di tempat terakhir yang saya sebut. Oiya, pertandingan yang lain biasanya saya ndak nonton. Kalaupun nonton paling sekedar ngelongok kamar kost sebelah yang kebetulan punya TV. Itu pun kalau gol.

Apa yang dapat diambil dari semua yang saya tulis diatas? Iklim suporter sepak bola Semarang. Perilaku dan kebiasaan mereka saat menonton pertandingan. Saya cukup dikejutkan dengan santunnya temen temen yang nonton di KFC akpol. Juga kagum dengan fanatisme yang ditunjukan temen temen di Santika Premiere dengan bendera di pipi, seragam timnas dan juga atribut atribut keren lainnya. Juka sobat sobat baru yang saya kenal di Tingwe dengan semangat khas suporter bola. Mau berbagi meja dengan saya. Ah, seandainya kami para fans bukan suporter yang hanya bisa memandang kagum dari layar kaca. Kami ingin Indonesia bisa bermain juga dalam perhelatan terbesar seluruh jagad ini. Andaikan sang merah putih dengan garuda di dada bisa ikut bermain, tentu kami bukan suporter khayalan layar kaca yang dengan nanar menatap Iker Casilas meneteskan air mata saking bangganya.

Saatnya berbenah kawan. Mari kita susun jam tidur normal kita lagi, datang kekantor dengan segar dan fit. Oh iya, nitip salam buat PSSI. Nurdin Halid udah diganti belum sie? Nugroho Besoes apakabar? PSSI apa kabar?
Persijap apakabar? Juventus apakabar?

Ah, saya ngga mau berharap banyak. Hidup PSSI.

Salam

Danindra

9 thoughts on “Roadshow Nonton Bareng World Cup 2010

    • Telat? Ini masih mending. Hehehe sila mampir ke blog saya *lebih telat utk Piala Dunia, sangat telat untuk mulai nge-blog* hmm….tapi selalu ada yang pertama utk segala sesuatu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s