Enam Bulan

Setengah tahun sudah berlalu,
Rasanya baru kemarin berkendara 600 KM jauhnya menyeberang selat, melintasi pulau.
Semoga tetap kuat dan berkah di pulau ini.
Semoga ada jalan yang lebih baik,
Untuk pulang, ataupun untuk melangkah lebih jauh..
Ungu, Kuning, Orange, Cokelat..
Sekarang masih di ungu..

we live to deliver :p

Bali Night Life Part 2 : Seminyak Area

Hi Readers, how are you? Lanjut ya ceritanya..

Jadi dunia malam bali itu tidak seindah dan seliar yang orang bayangkan. Diluar private party yang di gelar di villa villa private tentunya. Dulu sih masih ada beberapa nude beach yang mana ada putri duyung pada no bra disono. Tapi sekarang udah ngga ada koq. Dulu blue point atau pantai suluban sih masih ada beberapa yang berani nude. Sekarang udah ramai pantainya. Jadi ngga lagi. Dari curi dengar dari percakapan teman kantor sih ada satu pantai di daerah pantai sebelum padang bai masih ada satu yang banyak putri duyungnya. Oke lanjut ya tentang dunia malamnya.

Kemarin sudah cerita tentang Boshe dan Legian ya? Lanjut sedikit ya tentang legian. jadi sepanjang jalan legian itu banyak lady escort atau lady companion yang siap menemani minum atau makan. Jangan dibayangkan yang macam macam ya, ga semua bisa dipake begituan. Tapi kalau anda super ganteng atau super tajir setaraf Tommy Soeharto mungkin bisa. Ada juga sie yang “menawarkan” dirinya untuk segelas minuman dan party sampai pagi if you’re lucky. Kalau anda bule atau nice look pasti mereka mendekat.

Mau bahas apa ya? Seminyak aja ya, Agak beda kelas nih kalau dibanding dengan legian. Letaknya kalau dari bandara paling gampang langsung lurus saja menuju sunset road, sampai habis sunset roadnya langsung belok kiri. Masuk jalan Oberoy. Disitu banyak pertokoan keren dengan fashion khas bali yang high class. Let’s start the story, here we go :

3. Woo Bar Tempat nongkrong yang sangat berkelas di dalam W Hotel. trust me, the restaurant is the best. ada dua restoran disana. Yang satu western food dengan menu menu khas barat macam steak dan aneka grill, yang satu dan menghadap laut dan sajian menu yang luar biasa. Love this place. One of the best di Bali. Beberapa kali bawa tamu kesana dan puas deh dengan makanan dan masakannya.

Nah, disini ada yang namanya Woo Bar. Tempat nongkrong yang asyik dan ngga norak. Saya suka tempat ini karena crowd nya cukup menyenangkan dan kita bisa menikmati live music and DJ dengan laut dihadapan kita. Emang sie di sekitar sini Bule yang nongkrong memang high class. Saya sendiri kalau ngga “nunut mulyo” sama tamu tamu saya ngga akan bisa menikmati sajian cocktail disini. Nice bartender. Dont know the name, ngga sempet ngobrol banyak uey.

Untuk yang mau kesini cara paling udah? Naik Taksi 😀 ngga ada cara lain. Just ask the driver to lead you to this place. Letaknya di Jalan Petitenget, Nomor? Ah jangan nanya nomor alamat disini, ngga akan ada nomor yang pasti. Yang jelas kalau ada logo W Hotel cukup besar, ada security nongkrong menyebrangkan tamu tamu, berarti anda sudah sampai di tempatnya. Masuk ke hotel yang bagus, jalan batu kesana. Atau bisa lewat direct gate nya yang ada disebelum hotelnya.

4. Pottato Head Selalu disandingkan kayaknya dua tempat ini, saling menarik perhatian masing masing. Pottato head ini salah satu tempat milik om TW yang legendaris itu. View nya langsung laut menghadap ke anjungan bersofa. Live music yang disajikan sangat nikmat. Menikmati segelas besar cocktail ditepi pantai ditemani soft jazz dan bercengkerama dengan teman atau rekan bisnis setelah office hour adalah surga. *dasar otak sales, yang ada dipikiranya tetap aja reimburst entertainment kliennya*.

Tempatnya nyaris segaris pantai dengan Woo bar ini, agak sanaan dikit, you know? Orang bali selalu menunjuk jalan dengan utara selatan barat timur. Buat saya yang remidi melulu di pelajaran ilmu bumi, cukup kewalahan dan cukup mengandalkan GPS, Guidance Penduduk Setempat.

Menu alcohol dan non alcohol sama nikmatnya. Saya paling suka capucino nya yang saya rasa sangat pas dengan aroma pantai dan deburan ombak. Alamatnya ada di jalan peti tenget, sejajar dengan yang diatas. Jadi jalan luruss terus sampai nemu kepala kentang, Itu logonya. Langsung belok aja di gang sempit yang Cuma muat semobil itu. Jangan kaget dengan security nya. Agak ketat dibanding dengan tempat tempat lain. Disini juga crowd nya asik. Membidik pasaran high class memang. Nanti Cerita lagi ya..

Cheerss,

Dhani Kusuma

Bali Night Life Part 1 : Geliat Boshe and Legian Area

Jalan Malam Bali Part 1

 

Huahh, akhirnya sempat juga nulis lagi celotehan dengan dunia malam. Jujur nyaris selama 2 tahun ini saya vakum sama sekali tidak menyentuh night club dan segala macamnya. Sampai akhirnya iman saya jebol gara gara Maliq and D essential manggung di Semarang. Abis itu berurutan Kahitna, Geisha, Yovie and The Nuno, dan Nidji. Semuanya sih karena gratisan dapat dari si @hyudee. Jadi kenapa saya sampai terjerumus lagi disini, salahkan yudik. Semua salah yudik!

Oke, ngocehnya tentang semarang sudah cukup. Start from November 01 saya pindah ke Bali. Iya, Bali. Surganya dunia malam di Indonesia. Mau party kelas cetek 50 ribuan minum sampai kembung, hingga high class club dengan private party minimal bermodal cek puluhan juta pun ada disini. Saya? ah hanya penikmat nanggung saja. Penunggu invitation dari club atau ada teman yang mengadakan acara disana. Beruntungnya, saya banyak tamu dari luar Bali yang sering minta dianter kesana sini. Jadinya inilah catatan perjalanan saya.
Masih mau baca? here we go!

1. Boshe VVIP Club
Bertempat di Jalan By Pass Ngurah Rai. Jangan tanya nomor ya. Di bali ngga ada nomor yang bener. Semua orang mengklaim nomor berhoki bagus untuk dijadikan nomor rumah mereka. Kalau udah ada yang make, ya tinggal ditambahi aja X, XX, XXX atau A, B, C. pokoknya ngawur.
Back to Boshe, Lounge nya lumayan nyaman dilengkapi dengan ruangan 2 lantai. Lantai 1 untuk dance floor dan table. Mulai dari yang VIP sampai table regular. DC untuk masuknya lumayan murah IDR 50K sudah dapat welcome drink. Walaupun hanya satu gelas beer ataupun soft drink, yang penting bisa menikmati ambiance party di ruangan itu. Minumannya juga ngga terlalu mahal. Satu gelas Long Island Ice Tea dihargai IDR 60K. Untuk single shoot saya belum pernah coba. Bartender juga ngga kenal, jadi males experiment. Cocktailnya seru seru. Taste nya? international standard sie. Saya bisa merasakan campuran yang pas didalamnya.

Kalau kepengin main kesana, langsung aja menuju ke Jln Bypass Ngurah Rai Jimbaran. Kalau dari arah bandara bisa langsung belok kiri ambil kearah persimpangan patung dewa ruci. tidak sampai 1 KM dari bandara lihat kanan jalan ada bangunan besar yang ada logonya Boshe. Sudah ketemu deh sama tempatnya. kalau dari denpasar, lewat jalan Imam Bonjol aja, lurus sampai ketemu Sunset Road. Belok kiri ke patung dewaruci lagi. trus sampai mall galeria lihat kiri jalan. 500 meter dikiri jalan lokasinya.

Saya lumayan beruntung kesana sewaktu ada event seru. Sexy dancer dan sexy fashion show nya menggiurkan juga. Mbak Eropah timurnya menggoda uey. Dan kalau beruntung seperti saya bisa dapet pas two pieces pakaiannya :D. Music nya? Sound system? Jangan kawatir. Sound nya enak koq. Live music band nya juga pilihan. Saya pribadi suka dengan club ini karena langit langitnya tinggi. jadi ngga pedih kalau ngerokok. Asepnya langsung naik ke atas.

2. Kawasan Legian
Kawasan bule ini memang penuh dengan pertokoan dan night club yang seru seru. Terhitung dari ujung legian, masuk ke ground zero sampai tembus jalan kuta raya ada sekitar 20an night club lebih. Yang terkenal sebut saja Embargo, Sky Garden, Bounty, Padi’s Club. Ngga asing kan dengan nama nama itu. Nanti kalau saya udah ada waktu dan duit saya akan mapping dan saya ceritakan disini ya. Mostly mereka ngga mengenakan cover charge untuk bule bule yang masuk, karena ntar mereka pasti beli minum di dalem. Kalau buat orang Indonesia malah harus dikenakan DC awal. IDR 50K juga. Ngga mahal. Welcome drink nya 1 botol kecil beer. Bintang apa Hieneken ya? Lupa

Mau kesana? paling gampang sie naik taksi. kenapa taksi, karena malam2 transportasi ya adanya itu. Kedua sistem transportasi public di bali itu payah. Jadi harus taksi. Kalau dari kuta, lurus aja sampai ujung belok kanan sampai mentok dan ke kanan lagi. mentok lagi kan ya, trus belok kanan. Sampailah anda di jalan legian. tinggal pilih mana yang cocok dengan selera dan budget anda. di google map komplit sie, cuma males embed petanya kesini :D.
Ada satu minuman sayang saya ngga tau namanya. Ditaruhnya didalam botol plastik 250 ML. warna dan rasanya macam macam. Mirip2 koktail gitu. Alcoholnya lumayan rendah, ngga akan jackpot deh kalau minum. Paling celeng aja sambil geleng2 ngga jelas :D. Ada arak bali didalamnya kalau menurut saya. Ada perasa nya, dan vodka, ah ya, ada vodka didalamnya. Ada namanya tapi saya lupa. IDR 65k untuk per single nya.

Musicnya you know lah. Live Dj, ada remix nya, ada Live music sesuai selera. Especially Sky Garden, I love the restaurant. Steaknya enak. Pizza nya enak. Soupnya enak. Keju Makaroninya juga enak. Hehehe, maaf, dilidah saya cuma ada 2 jenis makanan, makanan enak dan makanan enak banget. Yang saya kagum dari tempat ini adalah ada 3 kompartemen party nya. Dan ketikanya ditempat yang sama. Lounge lantai 1 nya menampilkan house music dan live DC. Didepan ada live music. restoran ada live music, lantai 2 nya ada party room lagi. Dengan sekat yang tidak seberapa, music nya tidak saling mengganggu.

Panjang ya? udah dulu ah, nantikan tulisan saya selanjutnya.
With Love
Dhani Kusuma

foto taken from only-rainbow.blogspot.com